Derita kekalahan kafir Quraisy dan kedigjayaan kaum Muslimin,
khususnya penaklukan Bani Musthaliq sampai menyebabkan mereka masuk
agama Islam, telah menggelapkan mata kaum kafir Quraisy.
Pada bulan Dzulqaidah tahun ke-7 Hijriah, Nabi Muhammad saw
beserta 14000 laskar Islam bergerak menuju Makkah untuk menunaikan
ibadah haji.
Islam Dan Dunia
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Rasulullah. Tampilkan semua postingan
Tanah Fadak
Berita tentang penaklukan Khaibar terdengar oleh orang-orang
Yahudi yang bermukim di Fadak. Mereka menjadi sangat risau dan
ketakutan. Orang-orang Fadak itu mengutus wakil mereka untuk bertemu
dengan Rasulullah saw dengan membawa pesan akan perlunya dibuat suatu
perjanjian. Mereka lalu menyerahkan separuh wilayah Fadak kepada beliau
yang kemudian dihadiahkannya kepada putrinya, Fatimah agar dapat
dikelola untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya dan keperluan
orang-orang miskin.
Perang Yang Tak Seimbang
Laskar musuh yang berjumlah 200000 pasukan itu berhadapan
dengan 3000 pasukan muslimin. Setelah berhadap-hadapan, perang pun
meletus. Ja’far bin Abu Talib bertempur dengan gagah berani sampai darah
penghabisan. Ia gugur sebagai syahid.
Penaklukan Kota Makkah
Penarikan mundur pasukan muslimin dari medan pertempuran
Mu’tah telah membuat kafir Quraisy semakin berani dan congkak. Mereka
berpikir bahwa kaum muslimin telah kehilangan daya dan kekuatan tempur.
Oleh karena itu, mereka mengkhianati perjanjian Hudaibiyah. Dengan
bantuan sekutu-sekutunya, mereka menyerang dan membunuh banyak kaum
muslimin yang berasal dari Bani Thaif.
Pengampunan Umum
Sekelompok kaum muslimin, khususnya para pengungsi yang
pernah diperlakukan secara kejam oleh Quraisy, berniat menuntut balas
terhadap orang-orang Makkah yang menyiksa dan mengusir mereka dari kota.
Akan tetapi, Rasulullah saw mengumumkan “Pengampunan Umum” untuk warga makkah, bahkan untuk mereka yang telah melakukan penyiksaan dan pengusiran terhadap kaum muslimin.
Akan tetapi, Rasulullah saw mengumumkan “Pengampunan Umum” untuk warga makkah, bahkan untuk mereka yang telah melakukan penyiksaan dan pengusiran terhadap kaum muslimin.
Persiapan Menjelang perang Hunain
Mendapatkan berita tentang rencana penyerangan tersebut,
Rasulullah saw tidak tinggal diam. Panglima besar kaum muslimin itu
segera memerintahkan pasukannya untuk bersiaga dan bergerak menuju
lembah Hunain. Para pejuang itu bergerak pada 5 Syawal tahun 8 H.
Malik, panglima tentara kafir, mengutus tiga orang prajuritnya untuk memata-matai pasukan muslimin. Mereka menyaksikan kehebatan pasukan muslimin dan melaporkan hasil pengintaiannya itu kepada Malik. Ia merasa bahwa mereka tidak memiliki daya untuk menghadapi pasukan muslimin. Ia lalu memerintahkan pasukannya untuk menaiki bukit yang berada di lembah itu, sehingga mereka mendapatkan posisi yang strategis. Dari puncak bukit itu mereka berencana untuk menyergap jika pasukan musuh terlihat.
Malik, panglima tentara kafir, mengutus tiga orang prajuritnya untuk memata-matai pasukan muslimin. Mereka menyaksikan kehebatan pasukan muslimin dan melaporkan hasil pengintaiannya itu kepada Malik. Ia merasa bahwa mereka tidak memiliki daya untuk menghadapi pasukan muslimin. Ia lalu memerintahkan pasukannya untuk menaiki bukit yang berada di lembah itu, sehingga mereka mendapatkan posisi yang strategis. Dari puncak bukit itu mereka berencana untuk menyergap jika pasukan musuh terlihat.
Makar Kaum Munafik
Bersamaan dengan bergeraknya pasukan muslimin, orang-orang
munafik mulai menebarkan hasutan, menciptakan semangat anti perang dan
menanamkan rasa takut dalam diri pasukan muslimin akan kehebatan pasukan
Romawi.
Persiapan Perang Tabuk
Sebanyak 30000 pasukan muslimin meninggalkan kota Madinah.
Jumlah pasukan ini adalah yang terbesar dari yang sebelumnya. Rasulullah
saw sendiri yang menjadi panglima pasukan itu. Beliau memeriksa
persiapan-persiapan pasukannya. Setelah itu, panglima muslimin itu
berpidato di depan pasukannya.
Persekongkolan Kaum Munafik
Sekembalinya dari Tabuk, sekelompok orang munafik memendam
niat jahat kepada Rasulullah saw. Mereka bermaksud untuk membunuh
panglima orang-orang pencinta kebenaran itu. Kaum munafik yang ikut
serta dalam perjalanan ke Tabuk itu hanyalah didorong oleh rasa takut
kepada kaum muslimin lainnya.
Pembersihan Orang-Orang Kafir
Hingga tahun ke-9 Hijriah, orang-orang kafir masih menunaikan
ibadah Haji sesuai dengan kebiasaan nenek moyang mereka. Pada tahun
yang sama, surat Al-Bara’ah atau At-Taubah diturunkan.
Rasulullah saw mempercayakan surat itu kepada Ali dibacakan di hadapan orang-orang kafir Makkah. Beliau memerintahkan Ali untuk menyampaikan, “Tidak diperbolehkan orang-orang kafir memasuki rumah suci Ka’bah, terhitung sejak hari ini. Dan mulai hari ini, tidak
Rasulullah saw mempercayakan surat itu kepada Ali dibacakan di hadapan orang-orang kafir Makkah. Beliau memerintahkan Ali untuk menyampaikan, “Tidak diperbolehkan orang-orang kafir memasuki rumah suci Ka’bah, terhitung sejak hari ini. Dan mulai hari ini, tidak
Mubahalah (saling memohon kutukan Allah)
Rasulullah saw mulai mengirimkan surat kepada
penguasa-penguasa yang ada di dunia. Beliau mengirimkan surat kepada
keuskupan di Najran dan mengajak orang-orang Kristen yang ada di sana
untuk memeluk Islam. Bila menolak, mereka diharuskan untuk membayar jizyah (pajak) sebagai bentuk dukungan mereka kepada pemerintahan Islam.
Sang uskup telah membaca ihwal kedatangan seorang nabi baru setelah Isa putra Maryam as. Dia juga mengetahui kedatangannya melalui Kitab Suci Nasrani. Kemudian dia segera mengirimkan utusan ke Madinah untuk mencari tahu kebenaran berita itu.
Sesampainya di Madinah, mereka memulai dialog dengan Rasulullah saw pada kesempatan itu, beliau menjelaskan ajaran-ajaran Islam yang lurus, sementara mereka menanyakan ihwal Nabi Isa Al-Masih as, “Apakah ia anak Allah ataukah anak Maryam?”
Sang uskup telah membaca ihwal kedatangan seorang nabi baru setelah Isa putra Maryam as. Dia juga mengetahui kedatangannya melalui Kitab Suci Nasrani. Kemudian dia segera mengirimkan utusan ke Madinah untuk mencari tahu kebenaran berita itu.
Sesampainya di Madinah, mereka memulai dialog dengan Rasulullah saw pada kesempatan itu, beliau menjelaskan ajaran-ajaran Islam yang lurus, sementara mereka menanyakan ihwal Nabi Isa Al-Masih as, “Apakah ia anak Allah ataukah anak Maryam?”
Haji Wada (perpisahan)
Pada bulan Dzulhijah tahun ke-10 Hijriah, Nabi saw
mengumumkan akan menunaikan haji tahun itu. Beliau berpesan, bahwa siapa
saja yang mau menyertainya segera mempersiapkan diri.
Ghadir Khum
Pada hari Kamis, 18 Dzulhijah, Nabi saw tiba di dekat ladang
Juhfah. Pada saat itu, malaikat Jibril as menyampaikan wahyu dari Tuhan
yang harus beliau sampaikan. Rasulullah saw mengumpulkan para sahabat
dengan mengatakan bahwa beliau akan mengumumkan suatu pesan yang sangat
penting.
Wafatnya Rasulullah
Setelah melakukan perjalanan yang melelahkan itu, Rasulullah
saw jatuh sakit. Sekelompok orang memanfaatkan keadaan, dan nabi-nabi
palsu pun bermunculan. Setelah Rasulullah saw mendengar berita ini,
beliau memerintahkan untuk memerangi mereka.
Suatu hari, Nabi saw yang dalam keadaan payah dibantu oleh Ali bin Abi Thalib guna berziarah ke kuburan sahabat-sahabatnya yang telah gugur di pekuburan Baqi’. Setelah itu,
Suatu hari, Nabi saw yang dalam keadaan payah dibantu oleh Ali bin Abi Thalib guna berziarah ke kuburan sahabat-sahabatnya yang telah gugur di pekuburan Baqi’. Setelah itu,
Mutiara Hadist Rasulullah
• “Seburuk-buruk manusia di hadapan Allah SWT adalah seorang
alim yang tidak mengamalkan ilmunya dan tidak mengambil manfaat dari
ilmu yang dimikinya.”
• “Semulia-mulia rumah adalah rumah yang di dalamnya anak-anak yatim disantuni dengan kasih sayang dan cinta.”
• “Semulia-mulia rumah adalah rumah yang di dalamnya anak-anak yatim disantuni dengan kasih sayang dan cinta.”
Langganan:
Postingan (Atom)
Label
- Islam Astronomi (4)
- Islam Biologi (4)
- Islam Fisika (2)
- Islam Kesehatan (5)
- Sejarah Rasulullah (15)
Musik Perdamaian
Translator
by : Simple Blog 4
Bumi Allah SWT
Profil Blogger
Waktu adalah uang
Pengikut
Blog Archive
Diberdayakan oleh Blogger.


